Membuat Ulir dalam dan Ulir Luar Dengan Tap dan Sney (Part 1)

Untuk ukuran diameter ulir yang kecil maka kita tidak memerlukan mesin bubut untuk membuat ulir missal pada baut dan mur. Hanya dengan menggunakan tangan dengan peralatan Tap dan sney maka kita dapat membuat ulir.

Tap adalah untuk membuat ulir dalam (mur), sedangkan Sney adalah untuk membuat ulir luar (baut). Pada bagian pertama dari tulisan ini kita akan membahas cara membuat ulir dalam dengan menggunakan Tap.

 

Tap ( Membuat ulir dalam )

Alat yang dipakai untuk membuat ulir dalam dengan tangan dimanakan “TAP” dalam hal ini disebut saja “tap tangan” untuk membedakan penggunaannya dengan yang dipakai mesin. Bahannya terbut dari baja karbon atau baja suat cepat (HSS) yang dikeraskan.

Tiap satu set, tap terdiri dari 3 buah yaitu tap no.1 (Intermediate tap) mata potongnya tirus digunakan untuk pengetapan langkah awal, kemudian dilanjutkan dengan tap no. 2 (Tapper tap) untuk pembentukan ulir, sedangkan tap no. 3 (Botoming tap) dipergunakan untuk penyelesaian ( Gambar 1)

 

Gambar 1. Jenis-jenis Tap

Tap memiliki beberapa macam ukuran dan tipe sesuai dengan jenis ulir yang dihasilkan apakah itu Ulir Metrik ataupun Ulir Withworth. Berikut arti huruf dan angka yang tertera pada Tap ( hal ini juga berlaku pada Sney).

Contoh penulisan spesifikasi tap dan snei adalah sebagai berikut:

a. Tap/snei M10 x 1,5.

Artinya adalah: M = Jenis ulir metrik

10 = Diameter nominal ulir dalam mm

1,5 = Kisar ulir

b. Tap/snei W 1/4 x 20, W 3/8 x 16

Artinya adalah: W = Jenis ulir Witworth

¼ = Diameter nominal ulir dalam inchi

20 = Jumlah gang ulir sepanjang satu inchi

 

Alat Bantu yang dipakai untukmenggunakan tap, supaya dalam pemakainannya lebih mudah. Dibutuhkan kunci pemegang tap atau tangkai tap. Pemegang tap bentuknya ada 3 macam (  Gambar 2 ), yaitu:

1. tipe batang,

2. tipe penjepit,

3. tipe amerika.

 

GAmbar 2. Pemegang Tap

 

Langkah Pengetapan.

Sebelum melakukan pengetapan, benda kerja harus dibor terlebih dahulu dengan ukuran diameter bor tertentu. Penentuan diameter lubang bor untuk tap ditentukan dengan rumus:

D = D’– K

Dimana :

D = Diameter bor, satuan dalam mm/inchi

D = Diameter nominal ulir, satuan dalam mm/inchi

K = Kisar (gang).

 

Contoh :

a. Diameter lubang bor untuk mur M10 x 1,5 adalah 10 – 1,5 = 8,5 mm

b. Diameter lubang bor untuk mur W3/8″x 16 adalah 3/8″ – 1/16″ = 5/16 “

Setelah dibor, kemudian kedua bibir lubang dicamfer dengan bor persing di mana kedalamannya mengikuti standar cemper mur.Bentuk standar mur dan baut untuk bermacam-macan jenis sudah ditentukan secara internasional dan ini dapat ditemukan dalam buku gambar teknik mesin atau tabel-tabel mur/baut.

 

Contoh Urutan pengetapan dengan membuat ulir ukuran M10X1,5

1.      Buatlah lubang pada benda kerja dengan diameter 8,5 mm

2.       Pilih dan ambil mata tap M10 X 1,5 serta pasangkan pada tangkainya

3.       Mulailah melakukan pengetapan dengan urutan pertama. yaitu tap no.1 (Intermediate tap) kemudian dilanjutkan dengan tap no. 2 (Tapper tap) untuk pembentukan ulir,dan terakhir  tap no. 3 (Botoming tap) dipergunakan untuk penyelesaian

Sebelum mengetap berikan sedikit pelumas pada tap, kemudian pastikan bahwa tap enar-benar tegak lurus terhadap benda kerja. Putar tap secara perlahan searah jarum jam. Pemutaran tap hendaknya dilakukan ±270o maju searah jarum jam, kemudian diputar mundur ±90o berlawanan arah jarum jamdengan tujuan untuk memotong tatal, selanjutnya kembalikan pada posisi awal dan putar lagi ±270o maju searah jarum jam dan mundur lagi 90o berlawanan arah jarum jam, demikian seterusnya sampai selesai.

43 Komentar

  1. ridho ceche said,

    15 Mei 2011 at 4:30 pm

    tenkx

  2. Ammi Hamzah said,

    13 Agustus 2011 at 3:28 pm

    Mantap niy.
    Dilengkapi dgn gambar dong langkah2nya

  3. kiki said,

    19 Agustus 2011 at 12:28 pm

    mas Zwingly, kalo kasusnya lubang baut 12 sudah slek, rencana ingin dijadikan lubang baut 14 saja, apa saja yg harus saya beli dan lakukan. trims

    • Zuingli S Bandaso said,

      17 Maret 2012 at 10:10 pm

      klo misal mo di besarin lubangnya jd M14, cari tap yang punya M14 X Pitchnya (Mis.1.5).
      So, bor ulang lubang baut sampe bisa dapat diameter lubang 12,5 mm (hasil dari 14-1,5= 12,5mm), kemudian tinggal di tap aja.
      mudah2n bermanfaat

  4. bunyamin said,

    6 Oktober 2011 at 4:51 pm

    terima kasih atas ilmunya

    • zwingly said,

      6 Oktober 2011 at 9:54 pm

      knowledge is to be shared..your welcome

  5. me said,

    3 November 2011 at 8:30 am

    nice info

  6. mada said,

    27 November 2011 at 12:47 pm

    sip …

    mntap …

  7. rhoney said,

    2 Desember 2011 at 11:12 am

    mas tolong buatin ,ukuran snay serta keterangannya donk,makasi,,,,, by;rhony

  8. 10 Desember 2011 at 12:17 pm

    Tulisan yang bagus dan pastinya bermanfaat, terima kasih mas, dan teruslah berkarya.

  9. Anang ludfi hidayat said,

    16 Desember 2011 at 2:27 am

    Tambahan: Untuk jenis Tap ada 3.
    Untuk memulai pembuatan ulir dalam tidak harus ketiganya digunakan, cukup dengan intermediate tap (untuk lubang yg belum ada ulir) kemudian dilanjutkan langsung dengan botoming tap. sedangkan tapper tap kebanyakan digunakan untuk material yg sulit untuk dikerjakan seperti alloy steel atau yang mempunyai diameter kecil. Sedangkan yg bottoming tap kebanyakan juga digunakan pada lubang yg buntu (blind hole)

    • Ammi Hamzah said,

      22 Desember 2011 at 2:19 am

      Nah, tambahan ilmu niy.
      Mantep

  10. fauzan said,

    13 Januari 2012 at 11:49 am

    mas mau tanya, kalo kita mau bikin mur untuk baut 1/4″ dan 3/4″ untuk jenis metric, tap yang digunakan itu ukuran Mberapa x berapa. gimana perhitungannya. makasih atas bantuannya

    • Zuingli S Bandaso said,

      17 Maret 2012 at 10:45 pm

      klo baut inch(imperial) mo di jadiin jd metric kayaknya susah tuh mas,apalagi pitch untuk baut metrik beda dengan pitch untuk inchi. klo metric pitch itu= jarak terdekat puncak ulir dengan ulir sebelahnya, nah klo inchi pitch itu= jumlah ulir dalam satu inchi.

      tapi klo mo dipaksain ubah aja ke metric dulu n search di google chart untuk tap n drill , mis. pake program online tap drill size Calculator di alamat ini: http://www.csgnetwork.com/tapdrillsizecalc.html

  11. 30 Januari 2012 at 4:15 pm

    daftar ulir ada gak?

  12. 6 Juni 2012 at 4:37 pm

    mantep

  13. yossi saputra said,

    27 September 2012 at 8:18 pm

    q tugas di suruh nyari ini trnyata di sini ada makasih bgts lahh

  14. Arisma said,

    4 November 2012 at 1:23 pm

    Bang ada gk data tentang macam” TAB dan Sny??
    kalo bleh minta bang,,

  15. 13 November 2012 at 11:16 pm

    bang klo pake recoil tool buat busi motor bebek dol brapa ukuran tap nya bang

  16. anggoro said,

    5 Desember 2012 at 9:43 am

    thnk ilmunya mas…

  17. sulkhan hans said,

    18 Februari 2013 at 8:13 pm

    sy mau tanya,misal mau mengeTAP ukurn 8×1,25, menggunakan bor ukrn 6,6 bisa tidak? Mhon dbls. Thax

  18. winardi said,

    21 Maret 2013 at 9:42 pm

    Truss gimana caranya bikin drat luar pada pipa besi/pipa air PDAM…?

  19. abramsp said,

    12 April 2013 at 12:56 pm

    saya punya RX King drat di mesinnya slek jadinya baut ga mau menggigit. akibatnya blok kiri ga bisa menutup sempurna. kalo posisinya untuk baut 10 setelah di tap apa harus naik 1 step jd 11? atau cuma dratnya aja yg diperbaiki?

  20. Rachmat Sukmaya said,

    13 April 2013 at 4:47 pm

    Dimana toko tap dan snei? Bdg dan Jkt.

  21. Rachmat Sukmaya said,

    13 April 2013 at 4:49 pm

    Dimana beli tap? Bdg dimana? dan Jkt dimana?

  22. payday loan said,

    6 Juni 2013 at 10:39 am

    What’s up, yes this article is actually nice and I have learned lot of things from it about blogging. thanks.

  23. amato said,

    25 Juni 2013 at 8:53 am

    nama sebenarnya adalah HAND TAPS DAN DIES.
    Tap utk ulir dalam, dan Die utk ulir luar.
    Tapi sepertinya disini die lebih dikenal dg nama snay.
    Gagang atau stang tap atau die/snay.

  24. 24 Juli 2013 at 9:42 am

    Appreciating the persistence you put into your website and detailed information you present.
    It’s great to come across a blog every once in a while that isn’t the same unwanted rehashed
    information. Great read! I’ve saved your site and I’m adding your RSS feeds to my Google account.

  25. edileo said,

    4 Oktober 2013 at 9:52 pm

    tanks.. Artikelnya sangat membantu

  26. 16 Oktober 2013 at 8:27 pm

    thank you

  27. budiyanto said,

    21 Januari 2014 at 11:58 am

    bang minta tabel ulir npt dong,, mulai dari 1/16”- 1”.

  28. mochfaried said,

    1 Februari 2014 at 9:05 pm

    minta gambar tekniknya donk buat di laporan prakerin, sama langkah² pembubutannya please!

  29. miftah said,

    23 Februari 2014 at 10:07 am

    minta copas artikelnya

  30. miftah said,

    23 Februari 2014 at 10:10 am

    minta teksnya ya bang

  31. miftah said,

    23 Februari 2014 at 10:17 am

    sama gambarnya

  32. nof said,

    22 Maret 2014 at 11:25 am

    Mas klu M8 x 1,25 x 25 Diameter nominal ulir nya berapa ya…
    makaasih mas atas jwabanya…

    • boby said,

      22 Maret 2014 at 3:18 pm

      Klo M8 itu artinya D nominalnya 8 mm tapi belum pernah tuh lihat ulir yang pake x25 ( mungkin panjang bautnya kali’ ya??)….

      • nof said,

        25 Maret 2014 at 6:50 pm

        ya panjang nya mas berpa nominal nya mas

  33. yunita said,

    21 April 2014 at 11:50 am

    mas kalo ukuran tabel unutk ruffing finishing ada ga..?

  34. raffi said,

    11 Juni 2014 at 3:47 pm

    Mana Tentang sney nya ni ?????????????


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 33 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: